Monday, July 20, 2009
Stop Dreaming Start Action
Pada dasarnya semua orang memiliki mimpi yang tentunya beda-beda. Sekarang kita tinggal cari cara supaya mimpi itu bisa terwujud. Impossible is Nothing kata orang bule mah atau gak ada yang gak mungkin selama kita bernafas dan berusaha untuk mencapai mimpi itu.
Kembali ke diri kita masing-masing aja sekarang mah.. Mau gak Mencapai mimpi itu ? kalo mau yaa harus berusaha… kalo berusaha otomatis harus berkorban baik itu waktu, materi ataupun non materi.
Berkorban waktu : Dalam pencapaian mimpi harus ada proses yang tentu saja tidak sebentar. Jadi jangan sampai menyia-nyiakan waktu hanya untuk melakukan hal-hal yang gak perlu. Gunakan waktu se-efektif mungkin.
Berkorban Materi : Kita juga membutuhkan modal materi untuk mewujudkan mimpi kita. Jadi jangan sampai terjebak dengan kata-kata “Tanpa modal bisa jadi Jutawan” itu kata-kata yang tidak realistis.
Berkorban non Materi : Otak kita juga musti dikorbankan dalam pencapaian mimpi ini.. Kita harus berfikir dan mengisi otak kita dengan ilmu.. dan bukan hanya otak saja, tapi perasaan kita juga musti dikorbankan.. dan itu semua wajar.
Ketiga faktor pengorbanan itu saling berhubungan satu sama lain. Belajar atau proses pengisian otak membutuhkan waktu dan materi untuk membeli buku atau Rental Warnet untuk mencari ilmu di internet atau bayar provider internet.. Jadi dalam belajar pun gak gratis.. Jadi kata-kata “Tanpa modal jadi jutawan” itu diIgnore aja dari otak kita. Disaat gagal misalnya kita pasti merasa terpuruk dan merasa paling kecil sedunia.. ini mengorbankan perasaan kita juga kan?
Jadi kesimpulannya Selama waktu, materi dan non materi yang kita keluarkan itu memiliki tujuan untuk mencapai mimpi, cita-cita kita, Sama sekali kita gak rugi.. karena itu adalah proses untuk pencapaian mimpi. Jangan pernah takut gagal karena itu juga proses menggapai cita-cita. Semua orang pernah gagal, dan banyak orang yang sukses karena cepat bangkit dari kegagalan.
Thursday, July 9, 2009
Pilpres



Kemarin tgl 8 juli 2009 merupakan hari pencontrengan untuk memilih presiden dan wakil presiden 2009. Dari ketiga calon tersebut sebenarnya saya tidak ada yang terlalu fanatik kepada salah satu capresnya. Tapi setidaknya saya harus memilih dari pilihan yang ada. Setelah pagi saya terus berada di depan leptop lalu sekitar pukul 10 saya memutuskan untuk beranjak untuk menyontreng. yak ternyata cepat sekali,tidak antri,memilih pun tidak bingung, tidak seperti pemilihan legislatif pada bulan april yang lalu. yak akan tetapi pemilihan kali ini jauh akan kata seru dan sudah dapat ditebak siapa pemenangnya. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil quick qount yang diumumkan beberapa stasium televisi swasta tak lama setelah waktu pencontrengan berakhir. Walaupun penghitungan suara dari KPU belum selesai tapi saya berani memastikan bahwa sby-budiono yang akan menghuni istana negara untuk periode 2009-2014 kedepan.
Selamat presiden yang terpilih semoga bisa mengemban amanat rakyat dengan baik. Kemenangan ini bukan menjadi kemenangan golongan atau partai tetapi sebagai kemenangan bangsa Indonesia..
Selepas dari itu semua. Ternyata ada hikmah dibalik pemilu ini. Ketika saya sedang fb an tak sengaja terlihat status salah satu teman saya yamg menyatakan ada kabar gembira yaitu gratisan minum kopi di starbucks..Yak Starbuks gratisan !! Mendengar kata "gratis" saya jadi tertarik untuk mencobannya.. Tak lama kemudian saya ngajak dedeku untuk kesana. setelah sampai disana eh bener ternyata emg gratis..hehe..lumayan..^^
Monday, July 6, 2009
sad
yap yap.
Tadi pagi q ga bisa lama2 bersantai dirumah soalnya jam 8 pagi ada rapat makrab gtu di kampus, tapi baru jam 9 pagi aq mulai menancapkan gas motorku.
yap sampai disana nampaknya rapat sudah dimulai,dan aku mulai nylonong masuk HMEI sambil mengucapkan "sorry ya terlambat".
Lalu rapat pun berjalan seperti biasa dan selesai sekitar pukul 11,30.
Dan aq pun bergegas cabut pergi ke kampusnya si ayank^^,
setelah sampe ke kampusnya tag sengaja ku ketemu debi di depan kantin FTP..yak kita sempet ngobrol2 bntar sambil nunggu si dia turun..tak lama kemudian dia dateng yaa kita biasa lah ngbrol2,trus q makan,trus ku nemenin dia krs an, setalah lama kita ngbrol2,muter2 kmpus ftp yg beda banget ama kampusku fmipa sekitar jam setengah tiga an ku ngajak dy pulang..
Tapi tag kusangka tanggapan dia langsung beda 180 derajat. nampak nya dia marah mendengar kata2 'pulang' dan tanpa komentar apa pun dia langsung maen pergi aj tampa basa basi aq di tinggal..
yak aq langsung sadar lo dy marah..
"apa mengajak pulang itu sesuatu yang harus ditanggapi seperti itu??"
di jalan ku sempet berusaha ngejar dia dan mencoba minta penjelasan apa yang terjadi namun tak ada tanggapan apa2..
yah..masalah2 seperti ini nampaknya sudah sering terjadi. Namun entah kenapa ak ma dia.. sudah hampir satu setengah taun dan masih bertahan hingga saat ini..
huufftt,,menambah bingung diriku..
muv yyaaa..
semoga ke depan kita mendapatkan yg terbaik..
Thursday, June 25, 2009
Yang lalu biarlah berlalu..
nilai cumlaude nampak nya hanya sebatas angan2 saja..
hal itu bisa dilahat dri ip sementara ku ini aja,,
huh dasar sial!!
memang sih pada smester ini ku ga pernah blajar,,ditambah lgi q byk kegiatan..tapi kyaknya pas saat2 detik2 terakhir aq uda usaha semaksimal mungkin..yyyaaahh emang pepatah emang bener.. manusia hanya bisa berusaha namun yang menentukan tetap yg diatas,,
tag ap.. smoga smester depan hal sperti ini tidak terulang lg,,
buat tmen2 elins yg senasib ma saya.."sabaaarrr yaaa"..mungkin ada hikmah dibalik ini
hehe
Monday, June 15, 2009
KRI-KRCI-KRSI national 2009


Pada tanggal 13-14 Juni 2009 kemarin diselenggarakan kontes robot berskala nasional di Grha Sabha Pramana UGM. Secara umum kontes ini terbagi menjadi 3 katagori yakni; Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot cerdas Indonesia (KRCI), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI).
KRI adalah ajang tanding perguruan tinggi se-Indonesia di bidang robotic dalam bentuk permainan (game) yang memiliki aturan main tertentu (game rules). Pada tahun 2009 ini mengusung tema "Traveling Together for the Victory Dreams". Pada KRI ini robot masih dikendalikan oleh manusia dengan kontroler seperto pada stick game.
KRCI sendiri, robot sudah berjalan secara otomatis menggunakan sensor dan sudah lagi dikontrol secara langsung seperti pada KRI. Itulah sebabnya kenapa robot-robot ini sudah bisa dikatakan "cerdas". PAda KRCI masih terbagi lagi kedalam 4 divisi yaitu; Robot beroda, Robot berkaki, expert single, expert battle. Robot2 ini mempunyai misi memadamkan api dan menyelamatkan boneka serta membawa boneka tersebut ke area home.
KRSI merupakan suatu ajang kompetisi perancangan dan pembuatan robot yang disertai dengan unsur seni Indonesia. Pada robot ini terkoordinasi untuk menampilkan seni budaya. Untuk tahun ini temanya yaitu "robot penari jaipong".
Jalanya perlombaanya sendiri berlangsung sangat ketat. Suporter pun nampaknya tak mau kalah. Mereka rela datang jauh2 demi mendukung robot dari rekan se perguruan tinggi nya. Hal tersebut yang membuat GSP penuh sesak dan mulai hari minggu diputuskan bahwa tiket tidak dijual untuk umum dan hanya diperuntukkan kepada suporter.
Tim robot “D4=S1”, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) , keluar sebagai pemenang Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2009 dan berhak mewakili Indonesia untuk mengikuti kontes robot tingkat internasional, ABU Roboccon, di Tokyo, Jepang. Robot ‘asal’ Surabaya ini berhasil mengalahkan dua robot dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di babak final yang digelar Sabtu (14/6) di Grha Sabha Pramana UGM. Tim robot “Patriot” UGM harus puas berada di peringkat kedua, sedangkan tim robot “Shiraru” dari UPI menduduki posisi ketiga.
D4=S1 berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan tampil sesuai dengan aturan yang ditetapkan dewan juri. Dengan mulusnya, robot ini melaju melewati rintangan yang ada dan berhasil memukul bedug dengan catatan waktu 54 detik dari 3 menit waktu yang disediakan. “Sering melakukan latihan dan uji coba serta bertanding dengan mengutamakan strategi safety, menghindari terjadinya error, menjadi kunci kemenangan tim kami,” kata Hisyam, programer robot D4=S1.
Menjadi juara tingkat nasional memang menjadi target tim PENS. Robot D4=S1 bahkan juga ditargetkan untuk dapat melaju hingga tingkat internasional mewakili Indonesia. Diakui Hisyam, tampil di tingkat internasional merupakan target timnya sejak awal. Mencapai kemenangan di tingkat nasional adalah amanah yang harus mereka lanjutkan tim robot PENS tahun sebelumnya yang juga berhasil menang dan mewakili Indonesia pada kontes robot internasional di India.
Namun, kemenangan yang telah diraih tidak lantas menjadikan anak-anak PENS terus terbuai dengan kegembiraan. Setelah kontes ini, tim robot D4=S1 akan berkonsentrasi dan fokus menyiapkan diri untuk menghadapi kontes robot internasional di Tokyo pada 22 Agustus mendatang.
Masih pada kategori KRI, tim robot “K'yuh B'imbay” dari Politeknik Negeri Banjarmasin dinyatakan sebagai tim dengan desain robot terbaik. Sementara itu, tim robot “Zhafarul Zero Hepta” dari Universitas Muhammadiyah Malang keluar sebagai robot dengan inovasi terbaik. Tim robot lainnya, “Phi_Cool”, dari Universitas Brawijaya ditetapkan sebagai juara harapan.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan pula bahwa tim “Djodja X-01” UGM dinyatakan sebagai robot dengan teknologi informasi terbaik.. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi RI.
Pada Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), di divisi senior robot beroda, juaranya berturut-turut diraih oleh tim robot “DU114-V9” Universitas Komputer Indonesia Bandung sebagai juara pertama, “N4HL” dari Universitas Brawijaya di peringkat kedua, dan “Bonang” UGM di posisi juara ketiga. Sementara itu, juara pertama kategori divisi robot berkaki diraih oleh tim robot “Power of Dreams”, Institut Teknologi Bandung (ITB). Peringkat kedua dan ketiga berturut-turut diduduki oleh “Phoenix-ER” dari Universitas Tarumanegara dan “JoAD's_VICT”, Politeknik Batam.
Berikutnya, juara pada divisi expert single, peringkat pertama “XT Bimasena” dari LPKTA Yogyakarta, posisi kedua “Al-'Adiyat”, PENS, dan posisi ketiga “NIRU-112”, Universitas Komputer Indonesia. Kemudian pada divisi expert battle, robot “DEWO”, PENS, berhasil merebut juara pertama, disusul oleh “Djodja X-01”, UGM, di urutan kedua, sedangkan “Ghen_GR”, PENS, berada di posisi ketiga. Sebagai juara harapan, robot “A_Benk” dari Politeknik Bengkalis.
Pada kategori Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), tim robot “Elit” Institut Teknologi Nasional Malang dinyatakan sebagai pemenang pertama dan sebagai robot dengan artistik terbaik. Posisi kedua ditempati tim robot “Marawis” dari Universitas Bhayangkara Surabaya, sedangkan tim robot “SRI” Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di posisi ketiga. Robot “SRI” juga dinyatakan sebagai robot dengan desain terbaik di kategori KRSI. Tim robot dari UGM, “Luviozo”, kali ini harus puas dengan gelar juara harapan.
Ditemui wartawan di akhir pertandingan, Ponda Wartanto, mekanik robot “Elit”, mengatakan kemenangan yang dicapai adalah di luar dugaan mereka. Pada awalnya mereka hanya berniat untuk ikut berpartisipasi dalam kontes robot ini. “Kami sangat senang, kemenangan ini sebenarnya di luar target kami. Awalnya kami hanya ingin bisa memasang spanduk ITN dan melihatnya di kontes ini. Itu saja sudah cukup membanggakan bagi kami,” akunya.
Siapa sangka robot setinggi 1,4 meter dan berat 40 kg itu keluar sebagai pemenang, padahal sebagian besar komponennya berasal dari barang-barang bekas, misalnya 15 motor DC yang digunakan adalah bekas motor fotokopi dan printer. Demikian juga dengan besi penyangga dan roda gigi, yang dipakai adalah bekas kendaraan bermotor.
Dikatakan Ponda, robot buatan timnya memiliki beberapa keunggulan, yakni mampu menampilkan gerakan yang cukup bervariasi, kurang lebih 20 gerakan. Di samping itu, bentuknya yang humanoid, berkaki, dan seluruh anggota badan, seperti kepala, dada, serta pinggul, dapat bergerak, menjadikan robot yang menghabiskan budget 6 juta rupiah ini lebih menarik dibandingkan dengan robot lainnya.
